Rabu, 23 Desember 2009

BULLYING MASALAH KITA SEMUA


BULLYING MASALAH KITA SEMUA

“Bullying” sama sekali tidak bisa hilang. Jadi bagaimana caranya agar bisa hilang? Aku ingin semuanya membaca ini, baik yang saat ini mengalami bullying, melakukan bullying ataupun yang berpikiran “aku nggak ada hubungannya”. Sebab bullying adalah masalah kita semua
  1. Seandainya kau mengalami bulling!
    Tiba-tiba barangmu disembunyikan, atau kau dicuekin. Kau mengalami bullying tanpa tahu apa alasannya, pasti kau akan merasa sedih dan suram, serta bertanya-tanya “mengapa aku?” Tapi “bulling” tidak punya alasan! Karena itu, jangan berpikiran “aku yang salah”.
    Lalu kalau orang sepertimu tidak ada lagi,tak akan ada solusiapapun. Yang aku ingin kalian tahu, orang yang mengalami bullying itu tidak buruk. Yang buruk adalah “bullying” itu sendiri.
    POINT : Yang buruk bukan kamu, tapi “bullying” itu sendiri
  2. Yang penting menemukan seorang teman!
    Meski tahu diri sendiri tidak bersalah, tapi kalau mengalami bullying tetaplah menyakitkan. Di saat seperti itu, cobalah bicara dengan seseorang. Boleh dengan teman, orang tua ataupun guru.
    Sangat diperlukan orang yang bisa jadi penompangmu! Meski nggak bisa segera diselesaikan, asalkan ada teman, kita bisa berpikiran terus berjuang demi orang itu. Karena itu jangan binggung sendirian. Janga lupa, masih ada orang yang menginginkanmu tetap tersenyum!
    POINT : Pasti ada seseorang yang ingin kau tetap tersenyum!
  3. Tanpa sadar kau melakukan bullying juga….?!
    Pertama, coba lihat daftar yang ada di bawah. Beri tanda (X) pada nomor jika ada pertanyaan yang sesuai meskipun sedikit. Lalu, ada berapa nomor yang kamu beri tanda…?
    (1). Meski ada teman yang dijauhi dari pertemanan, tetap berpikiran nggak ada hubungannya dengan kamu.
    (2). Terus memanggil seseorang dengan nama julukan yang tidak disukainya.
    (3). Fitnah tentang teman diceritakan di saat anak itu tidak ada, dan suasana menjadi ramai.
    (4). Anak yang tidak mematuhi aturan kelompok, dengan mudahnya diabaikan dan dipinggirkan.
    (5). Berpikiran bahwa bahwa dalam bullying, orang yang mengalami bullying juga salah.

    Andai ada yang kau beri tanda meski Cuma 1, kau punya kemungkinan melakukan bullying. Meski ada yang berpikiran no 2-4 “itu ‘kan Cuma main-main”, bagaimana kalau kau diperlakukan begitu? Apa itu Cuma main-main? Membuat temanmu merasa sedih, itu juga “bullying”. Yang jadi masalah nomor 1 dan 5. Melihat tetapi pura-pura tidak melihat, berpikiran “kau yang salah”, bagi anak yang mengalami bullying itu hal yang sangat menyedihkan.
    Maksudnya, meski tidak melakukan bullying secara langsung, tetapi mengambil bagian dalam “bullying”. Pikirkanlah perasaan temanmu, jangan ikut berperan serta dalam bullying! Keluarkanlah keberanianmu, ayo kita hentikan!

    POINT : Mengertilah bahwa melihat tapi pura-pura tidak melihat adalah “bullying” yang hebat!!


    KESIMPULAN
    “Bullying” adalah masalah semua orang. Kalau masing-masing orang memikirkan masalah ini, “bullying” pasti bisa hilang! Pertama, mulai dari diri sendiri. Ayo berubah….
    Jika merasa berat, jangan bingung sendirian. Bicarakanlah! Silakan berkonsultasi kepada teman, guru, orang tua, atau apapun. Saya akan mendengarkan apapun keresahan kalian. Konsultasi tidak di pungut biaya kok…

    Masing-masing ayo pikirkan baik-baik !!

    Referensi
    Pengumpulan data/kantor hukum Tsuboi, sechiko Tsuboi, Kantor Asosiasi Pengacara Tokyo, Shige Ooshima, klinik Iwata, Koushi Itou.

0 komentar:

Posting Komentar